Selasa, 17 Maret 2015

Tren Batu Akik


Saat sekarang ini bisa dikatakan Batu akik merupakan trending topic dimanapun dan kapanpun. Banyak orang yang mengincar batu akik untuk dijadikan perhiasaan atau aksesoris, baik tua, muda, laki-laki ataupun perempuan semuanya ingin batu akik. Bahkan saya yang pada dasarnya gak terlalu pengen jadi sedikit "tergiur" untuk memiliki batu akik.
Bahkan Bpk. Ridwan Kamil diberitakan akan memberikan cinderamata untuk para anggota Konferensi Asia-Afrika (KAA), jadi tiap kepala negara diberikan 2 buah ; 1 untuk kepala negara tersebut dan 1 lagi untuk ibu negara (istri kepala negara). ( sampe segitunya apa yaaa... :D )
Namun didalam tren yang terjadi tentang batu akik yang semakin menjadi-jadi, ternyata batu akik sudah lama digunakan ( tapi dulu blom jadi bahan omongan ) Ada beberapa fakta-fakta dari batu akik, misalnya adalah : 
   
  1. Batu akik disebut agate dalam bahasa Inggris. Nama ini merupakan modifikasi dari Achates, nama sungai di Sicily. Konon, disana merupakan tempat pertama batu akik ditemukan. Sungai itu kini sudah diubah namanya menjadi Sungai Drillo.
  2. Ada bukti bahwa batu akik sudah digunakan sejak tahun 20000 Sebelum Masehi. Bukti sejarah menunjukkan kaum pria dari Eropa Utara era Stone Age sudah menggunakan batu ini sebagai perhiasan. Pada tahun 400 Sebelum Masehi, batu akik digunakan orang Yunani untuk membuat perhiasan dan manik-manik.
  3. Batu akik merupakan salah satu batu berharga pertama yang dikenal manusia. Di jaman dulu, ada kepercayaan bahwa mengenakan batu akik membuat pemakainya menjadi orang yang ramah, jujur, dan berwawasan luas.
  4. Di budaya Persia,  batu akik dianggap bisa melindungi. Contohnya menghindari badai dan menghilangkan rasa haus orang yang memakainya.
  5. Batu akik juga diasosiasikan dengan kemampuan menyembuhkan. Insomnia, alergi dan penyakit kulit hanya sedikit dari penyakit yang bisa disembuhkan dengan batu akik.
  6. Mangkuk dari batu akik sangat terkenal di masa lalu. Mitharades, Raja Pontus, sudah menyimpan lebih dari tiga ribu mangkuk dari batu permata ini. Jaman sekarang, di museum-museum Anda bisa melihat mangkuk batu akik yang dikoleksi keluarga kerajaan.
  7. Bangsa Sumeria tercatat menggunakan batu akik untuk segel, manik-manik, serta berbagai jenis perhiaan lainnya.
  8. Di Arab dan Persia kuno, orang-orang memakai batu akik di jari manis mereka. Batu akik itu bertuliskan ayat-ayat dari Al-Quran atau gambar simbolis. Aksesoris semacam itu dipercaya bisa menghindarkan mereka dari musibah.
  9. Batu akik dianggap punya makna terkait ulang tahun pernikahan ke 12 dan 14. Batu ini sering dihadiahkan untuk pasangan yang merayakan 12 atau 14 tahun pernikahan mereka.
  10. Batu permata ini juga dianggap batu keberuntungan bagi wanita hamil. Menurut kepercayaan, batu akik bisa melindungi si Ibu dan bayinya.
Dari fakta-fakta tersebut, ternyata bukan di Negara ini saja batu akik dianggap memiliki kekuatan magis. Jadi tidak heran batu akik banyak diminati meskipun dengan harga yang bisa membuat si pembeli harus "merogoh kocek" cukup dalam. Bahkan dengan harga yang fantastis, yang mampu membuat orang bisa berpikir untuk apa mengeluarkan uang cukup banyak untuk sebuah batu alam. 

Dengan memanfaatkan keadaan yang seperti itu, banyak penjual melakukan tindakan curang, yaitu membuat batu akik aspal ( asli atau palsu ) membuat batu sintesis yang mirip sekali denga batu akik yang asli.
Berikut beberapa cara membedakan batu akik yang asli dan batu akik palsu. Cekibrott

  1.  Proses pembuatan. Batu akik asli terbentuk dari alam dan proses penyempurnaannya dengan cara diukir kemudian digosok agar yang tersisa hanya warna (corak) yang dihasilkan dari alam. Sedangkan batu sintesis itu dibentuk melalui berbagai perlakuan seperti pemanasan, radiasi, pewarnaan, dan penggunaan bahan-bahan kimia untuk menghasilkan batu yang indah.
  2. Batu akik asli memiliki serat di dalamnya sehingga terlihat seperti retak. Warnanya juga lebih redup terutama batu akik yang masih baru. Sedangkan batu akik sintesis tidak memiliki serat sehingga terlihat lebih terang.
  3. Gunakan senter dan kaca pembesar untuk melihat batu akik. Batu akik asli jika disorot dengan senter akan terlihat noda. Berbeda dengan batu akik buatan, biasanya bersih tanpa noda. Kaca pembesar bisa digunakan untuk melihat serat di dalam batu.
  4. Ada juga yang menguji batu akik dengan menggunakan tablet dan handphone touch screen. Batu akik asli biasanya bisa menggeser atau merubah layar touch screen di tablet dan handphone.
  5. Batu akik asli lebih berat dari batu akik buatan. Tapi sekarang sudah bisa dibuat batu akik sintesis yang beratnya juga sama dengan batu akik asli.
  6. Uji di laboratorium. Ini adalah cara yang paling meyakinkan. Di Jakarta Gems Center (JGC), Jatinegara, Jakarta Timur disediakan layanan laboratorium untuk mengetahui keaslian batu akik yang dibeli. Laboratorium tersebut terdapat di lantai 2.
  7.  Bisa disertifikasi. Batu akik yang asli sekarang sudah bisa disertifikasi. Jika ragu dengan keaslian batu akik yang dibeli, cobalah untuk minta sertifikat keaslian dari batu tersebut. Pembeli juga bisa melakukan sertifikasi batu akik di Pusat Promosi dan Informasi Batu Mulia dan Batu Aji Indonesia. Di JGC, posisinya berada di lantai 2.
  8. Cara praktis lainnya adalah dengan menggigit, membakar, dan membanting. Batu akik yang asli lebih kuat dan tidak akan pecah. Bisa juga dengan menggoreskan di kaca. Jika asli, maka kaca akan tergores.
Nah, dengan beberapa tips itu mudah-mudahan bisa jadi pedoman untuk mencari dan membeli batu akik yang asli sehingga tidak gampang tertipu dengan ulah-ulah penjual yang nakal. Sekian.

Sumber : Download Button
Download Button


target="_blank">Download Button

0 komentar:

luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com

Posting Komentar

Followers