Beberapa waktu lalu kita dikejutkan dengan berita mengenai meniggalnya komedian sekaligus presenter "Olga Syahputra". Yap, Olga. Siapa yang tak mengenal dirinya karena tingkah lucu dan omongannya yang asal ceplas-ceplos selalu hadir di acara televisi. Penyebab meninggalnya Olga dikarenakan dirinya menderita penyakit radang selaput otak (Meningitis) sejak awal 2014. Dan pada akhirnya Olga menghembuskan nafas terakhirnya pada 27 Maret 2015 di Rumah Sakit Mount Elizabeth, Singapura. Data meningitis di Indonesia belum ada yang tepat karena sulit mengidentifikasi penyakit ini karena dianggap penyakit atau infeksi lain.
Sekarang kita akan membahas mengenai penyakit "Meningitis" dari apakah penyakit tersebut sampai pada pencegahan dari penyakit tersebut.
Miningitis adalah...
Meningitis adalah gejala peradangan yang mengenai lapisan selaput pelindung jaringan otak dan sumsum tulang belakang yang juga menimbulkan eksudasi berupa pus atau serosa yang disebabkan oleh bakteri atau virus. Penyakit ini dapat disebabkan oleh mikroorganisme, kanker, jamur, luka fisik, obat-obatan tertentu yang dikonsumsi oleh pasien dan parasit yang menyebar kedalam darah dan melebur kecairan otak. Penyakit ini dikategorikan sebagai penyakit serius yang harus segera mendapatkan penanganan, mengingat letak penyakit ini berada dekat dengan otak dan tulang belakang, sehingga dapat menyebabkan kerusakan gerak, pikiran dan bahkan berujung pada kematian.
Penyebab Miningitis adalah...
Miningitis adalah...
Meningitis adalah gejala peradangan yang mengenai lapisan selaput pelindung jaringan otak dan sumsum tulang belakang yang juga menimbulkan eksudasi berupa pus atau serosa yang disebabkan oleh bakteri atau virus. Penyakit ini dapat disebabkan oleh mikroorganisme, kanker, jamur, luka fisik, obat-obatan tertentu yang dikonsumsi oleh pasien dan parasit yang menyebar kedalam darah dan melebur kecairan otak. Penyakit ini dikategorikan sebagai penyakit serius yang harus segera mendapatkan penanganan, mengingat letak penyakit ini berada dekat dengan otak dan tulang belakang, sehingga dapat menyebabkan kerusakan gerak, pikiran dan bahkan berujung pada kematian.
Penyebab Miningitis adalah...
Pada dasarnya penyakit meningitis ini disebabkan oleh paparan virus tidak berbahaya dan akan pulih tanpa perawatan dan pengobatan yang spesifik. Hanya saja, meningitis yang disebabkan oleh bakteri dapat menyebabkan kondisi yang serius, seperti misalkan kerusakan yang terjadi pada otak, hilanganya kemampuan belajar, berkurangnya kemampuan mendengar dan bahkan dapat menyebabkan resiko kematian. Sedangkan meningitis yang disebabkan oleh jamur, biasanya amat jarang terjadi, jenis ini umumnya diderita oleh pasien yang menderita kerusakan daya tahan tubuh (sistem immun) seperti halnya penderita AIDS.
Jenis-jenis Miningitis itu ada 2, yaitu...
- Meningitis Viral. Penyakit meningitis viral ini biasanya tidak menyababkan penyakit serius. Dalam kondisi yang parah, penyakit meningitis jenis ini dapat menyebabkan panas demam berkepanjang disertai dengan kejang-kenjang.
- Meningitis Bakteri. Penyakit meningitis bakteri ini tidak bisa dianggap sepele, karena meningitis yang disebabkan oleh bakteri begitu serius dan harus mendapatkan perawatan serta pengobatan yang serius untuk mencegah kerusakan otak dan keluhan tubuh yang berkelanjutan yang akhirnya beresiko pada kematian.
Bakteri yang menyebabkan penyakit Meningitis antara lain...
Streptococcus Pneumoniae
(pneumococcus)
Bakteri Streptococcus
Pneumoniae (pneumococcus) adalah salah satu bakteri penyebab meningitis
terbanyak yang menyerang bayi dan anak-anak. Jenis bakteri ini juga dapat
menyebabkan infeksi paru (pneumonia), telinga dan bagian rongga hidung
(sinusitis).
Neisseria Meningitidis
(meningococcus)
Menurut sumber yang
didapat bakteri jenis ini disebutkan sebagai bakteri penyebab terbanyak kedua
setelah bakteri Streptococcus pneumoniae yang menjadi sumber bakteri penyebab
meningitis. Meningitis yang disebabkan oleh bakteri ini terjadi akibat adanya
infeksi yang menyerang saluran pernafasan dibagian atas yang selanjutya bakteri
masuk ke dalam peredaran darah dan berjalan menuju otak, sehingga menjadi
penyebab timbulnya meningitis. Infeksi akibat serangan bakteri ini amat
beresiko karena dapat menyebabkan kematian hanya dalam jangka waktu 24 hingga
48 jam.
Haemophilus Influenzae
(haemophilus)
Bakteri Haemophilus
influenzae type b adalah jenis bakteri yang menyebabkan infeksi pernafasan
bagian atas dan telinga bagian dalam serta sinusitis. Infeksi yang ditimbulkan
dari bakteri jenis ini bisa diatasi dengan pemberian vaksin (Hib vaccine).
Listeria Monocytogenes
(listeria)
Bakteri penyebab
meningitis ini umumnya dapat dijumpai dibanyak tempat, bahkan pada makanan yang
telah tercampur dengan bakteri ini. Bakteri listeria ini berasal dari hewan
yang dipelihara dan makanan yang memiliki potensi terkontaminasi bakteri dengan
jenis listeria adalah keju, hot dog dan daging sandwich.
Staphylococcus Aureus
dan Mycobacterium Tuberculosis
Bakteri penyebab
meningitis lainnya adalah bakteri Staphylococcus Aureus dan Mycobacterium
Tuberculosis, yang merupakan salah satu penyebab TBC
Tanda dan gejala yang muncul pada orang yang menderita Meningitis adalah...
Tanda dan gejala
penyakit meningitis yang umum dikalangan pasien usia remaja dan dewasa adalah
leher kaku dan terasa sakit, terutama ketika anda mencoba untuk menempatkan
dagu pada bagian dada. Sedangkan gejala lainnya yang mungkin ditimbulkan adalah
demam, kejang, muntah, kepala yang terasa nyeri, hingga hilangnya kesadaran.
Sementara itu,
anak-anak, orang dewasa dengan orang yang memiliki riwayat medis yang
bermasalah mungkin memiliki gejala penyakit meningitis yang berbeda. Pada
bayi gejala yang perlihatkan mungkin akan sedikit sulit dikenali, karena umunya
mereka belum bisa menunjukan detail ekspresi, hanya saja mungkin bayi menjadi
rewel dan tak mau makan, timbulnya ruam yang ketika disentuh akan membuat
mereka menangis. Sementara itu, gejala pada anak mirip seperti flu, yakni dapat
berupa batuk atau kesulitan saat bernafas. Sedangkan gejala yang akan timbul
pada orang dewasa atau orang yang lebih tua dengan orang yang memiliki riwayat
medis yang bermasalah mungkin hanya berupa sakit kepala yang disertai dengan
demam.
Untuk mencegah penyakit tersebut, ada tips-tips yang harus dilakukan antara lain :
- Menjaga dan Meningkatkan Kebersihan. Tranmisi penyakit meningitis ini dapat dicegah dengan meningkatkan tingkat kebersihan antara orang-orang dengan resiko infeksi dan diantara mereka yang mungkin menyebarkan penyakit. Hal yang paling penting adalah menjaga kebersihan tangan, karena tangan adalah media yang paling beresiko untuk menularkan virus dan bakteri. Untuk itu biasakan mencuci tangan dengan menggunakan sabun antikuman dan bilas dengan air yang mengalir.
- Hindari Berbagi Peralatan. Berbagi peralatan seperti menggunakan piring, gelas, sedotan, handuk dan peralatan lain yang sama dengan si penderita akan memudahkan penyebaran bakteri meningitis, untuk itu hidari berbagi peralatan dengan penderita untuk mencegah timbulnya penyakit meningitis.
- Tutuplah Hidung dan mulut saat bersin.
- Konsumsi antibiotik saat sedang bersama-sama dengan orang yang terjangkit virus. Hal ini merupakan pencegahan terhadap bagaiamana mudahnya virus meningitis menyebar.
Meningitis atau radang selaput otak adalah penyakit menular. Kuman yang menyebabkan penyakit meningitis ini dapat ditularkan dari satu orang ke orang lainnya melaui batuk dan kontak pada jarak yang dekat. Untuk itu penting sekali untuk segera pergi kedokter jika gejala-gejala meningitis dirasakan oleh anda dan orang-orang terdekat anda. Karena hanya dokter yang dapat menentukan apakah penyebab meningitis yang anda derita. Karena setiap penyebab meningitis mendapatkan penanganan dan therapy yang berbeda. Penyakit meningitis yang disebabkan oleh bakteri dapat mematikan jika tidak segera diobati. Itulah dia pengetahuan lengkap mengenai penyakit meningitis atau radang selaput otak, semoga bermanfaat.
Sekian.
Sumber : DISINI









0 komentar:
Posting Komentar