WHAFF, Make Money From Android App...

...that can make you rich because these applications can make money on your android with the way you download a promo that is on offer on the application the whaff and you will get a reward worth $... - http://trustdinamic.blogspot.com/.

Jenis-Jenis Batu Akik yan...

...batu akik punya banyak jenis bahkan ada jenis-jenis batu akik yang paling banyak dicari para penggemar batu akik. Para penggemar batu akik ini bukan hanya memakainya tetapi mereka mengerti bahwa batu akik...- http://trustdinamic.blogspot.com/

DREADOUT, Game Indonesia yang sukses di...

...hanyalah sebuah game, ya game bergenre RPG. Game ini merupakan buatan pengembang game Indonesia yang berasal dari Bandung. Dreadout memiliki alur cerita dimana ketika sekelompok murid SMA...- http://trustdinamic.blogspot.com/

"Astronot" Pertama Asal Indonesia Akan Segera Terbang ke Antariksa

Rizman terpilih setelah mengalahkan 107 pria dan wanita dari 60 negara. Sebelumnya, ada tiga orang dari Indonesia yang mengikuti pelatihan, tetapi hanya Rizman yang berhasil melewati tahap tersebut...by Joshep Sitepu - http://trustdinamic.blogspot.com/

Kosong

Berusaha menyampaikan segala informasi dari segala hal yang diperoleh dari segala macam media dan dituangkan dalam sebuah Blog.This Blog is sponsored by Joshep Sitepu - http://trustdinamic.blogspot.com/

Senin, 29 Juni 2015

"Astronot" Pertama Asal Indonesia Akan Segera Terbang ke Antariksa


Penantian panjang Rizman Adhi Nugraha sejak tahun 2013 untuk merasakan sensasi luar biasa berada di luar angkasa akan segera terwujud. Jika tidak ada halangan, "astronot" pertama asal Indonesia ini akan terbang ke batas gravitasi Bumi akhir tahun 2015 ini.

Rizman terpilih setelah mengalahkan 107 pria dan wanita dari 60 negara. Sebelumnya, ada tiga orang dari Indonesia yang mengikuti pelatihan, tetapi hanya Rizman yang berhasil melewati tahap tersebut.
Ketiga calon astronot itu adalah Muhammad Sidharta Krisna, Rizman Adhi Nugraha, dan Abraham Gamaliel Figrana. Mereka akan berangkat ke Orlando, Florida, Amerika Serikat. Rizman dinobatkan sebagai sala satu dari 24 pemenang kompetisi AXE Apollo Space Academy di Florida, Amerika Serikat. Sebagai pemenang ia berhak untuk diberangkatkan ke antariksa pada tahun ini, dengan XCOR Aerospace Lynx, sebuah pesawat luar angkasa komersial.
"Yang dapat dibayangin perjalanan ke luar angkasa itu. Yang pasti, perjalanannya singkat, tetapi tak mudah. Jadi, sekarang masihnunggu pemberangkatan ke luar angkasanya," kata Rizman seperti diberitakan Pos Belitung, Minggu (28/6/2015). 

Rizman akan terbang setinggi 103 kilometer dari Bumi dengan pesawat luar angkasa berteknologi mutakhir berkapasitas dua orang, yaitu XCOR Lynx Mark II. Pesawat yang membawa mereka akan terbang ke luar angkasa dan melayang selama enam menit sebelum kembali mendarat di Bumi dalam perjalanan selama 45-60 menit.
Programmer sebuah perusahaan swasta di Jakarta dijadwalkan berangkat antara Desember 2015 hingga Januari 2016.
Sebelumnya diberitakan, ia telah menjalani pelatihan ketat di Kennedy Space Center, Florida. Rizman bahkan mendapat pelatihan langsung dari Buzz Aldrin, astronot Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA), orang kedua yang mendarat di permukaan Bulan.
Pada kompetisi tingkat nasional beberapa tes yang harus ditempuhnya antara lain adalah tes fisik, psikologi, bahasa Inggris, dan beberapa kegiatan yang menguji keberanian. Tes dan pelatihan selama tiga hari untuk para kandidat tersebut berhasil dilaluinya dengan baik dan ia pun terpilih sebagai salah satu dari tiga finalis bersama Abraham Vigrana, mahasiswa asal Bandung dan Muhammad Sidharta Krisna, seorang dokter asal Jogjakarta. Mereka kemudian dikirim untuk mengikuti kompetisi tingkat internasional yang dilaksanakan di Orlando, Florida, Amerika. 


 “Situasi kompetitif sangat terasa. Peserta dari negara lain badannya lebih besar, tapi saya positif thinking,karena saya yakin kemampuan saya tidak kalah dengan peserta dari negara lain," kenang Rizman ketika pertama kali bertemu dengan para finalis dari berbagai negara.
Di Florida, para finalis diberikan pelatihan astronot yang menantang fisik dan mental. Selain tes fisik yang berat, mereka juga ditantang menjadi co-pilot untuk menerbangkan pesawat tempur SIAI Marchetti SF260. Pesawat tersebut terbang melebihi kecepatan suara sambil melakukan gerakan akrobat di udara.

Setelah itu para calon astronot ini juga harus merasakan sensasi gravitasi nol ketika diangkut dalam pesawat Boeing 727 yang melakukan gerakan parabola dan akhirnya mengikuti simulasi gaya gravitasi ekstrim dalam G Force Training.

Kepada VOA, Rizman mengatakan belum pernah melakukan pelatihan fisik seberat ini. Dalam hal olahraga, ia mengaku hanya terbiasa bermain futsal seminggu sekali. Tapi ternyata dirinya mampu dan sukses menjalani semua tes, bahkan sangat menikmati beberapa kegiatan yang menantang nyali.
​“Ketika mengikuti program Air Combat Mission, saya menjadi co-pilot pesawat tempur yang melakukan gerakan akrobatik di udara. Anehnya saya sama sekali tidak merasa takut, malah tertawa-tawa. Saya merasa senang seperti naik jet coaster. Di atas pesawat saya malah foto-foto,” cerita Rizman yang sempat membuat seorang juri heran ketika melihat ekspresinya yang sangat ceria setelah turun dari pesawat.
Sambil menunggu keberangkatannya ke luar angkasa pada tahun 2015, Rizman yang bercita-cita menjadi pengusaha ini bertekad untuk meningkatkan ketahanan fisiknya dengan lebih rajin berolahraga. Saat ini ia belum tahu misi spesial apa yang akan dibawanya ke luar angkasa, tetapi dirinya bertekad untuk mendokumentasikan semua kegiatannya nanti untuk bisa dibagikan kepada masyarakat Indonesia.


“Saya ingin mengharumkan nama bangsa Indonesia dan membanggakan orangtua, serta tanah kelahiran saya, Belitung”. ujar Rizman menutup wawancaranya.
Sumber : 
DETIK.COM


VOA



Followers